Pengertian Web Hosting dan Perbedaan Shared Hosting, VPS, dan Dedicated Server

Dalam dunia internet anda pastinya sudah kenal yang namanya hosting, apalagi bagi anda yang sudah mempunyai blog dengan self hosting. Dari banyaknya web yang tersebar diinternet, ternyata web web tersebut disimpan dalam beberapa jenis hosting yang berbeda jenis dan karakteristiknya. Ada yang menyewa shared hosting, ada yang menggunakan VPS atau Virtual Private Server ada pula yang menggunakan Dedicated Server sebagai tempat menaruh web/blog mereka. Nah, dari situ timbul pertanyaan, sebenarnya apa sih perbedaan dari shared hosting, VPS (Virtual Private server) dan Dedicated Server ? Dalam postingan yang sederhana ini, saya akan mencoba membahas mengenai perbedaan dari masing-masing jenis hosting tersebut.

Sebelum membahas perbedaan shared hosting, VPS (Virtual Private server) dan Dedicated Server, kita bahas dulu mengenai hosting. Apa sebenarnya hosting itu ?

Hosting atau Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Tempat dapat juga diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.

Nah, dari situlah kita bisa membedakan berbagai macam jenis hosting yang banyak disediakan oleh para penyedia layanan hosting, mulai dari yang paling murah biaya sewanya hingga yang paling mahal. Ok, langsung saja berikut beberapa perbedaan dari masing-masing jenis hosting.

  1. Shared Hosting
    Sesuai dengan namanya, yang namanya shared hosting adalah hosting yang dipakai oleh beberapa pengguna/akun secara bersama-sama. Para pengguna hosting ini menggunakan satu buah sumber daya dan service dalam  server secara bersamaan. Jumlah pengguna untuk satu buah server bervariasi, tergantung dari kebijakan pemilik server dan kemampuan dari komputer server tersebut.
    Hosting jenis ini sangat terpengaruh oleh tingkah dan perilaku dari semua pengguna hosting yang bersangkutan. Jika ada salah satu saja yang bikin ulah, misalkan menjalankan script yang membebani server (misalnya script robot atau script yang berjalan secara terus menerus), maka pengguna yang lain juga akan kena imbasnya, bisa web/blognya menjadi lebih pelan, atau kemungkinan-kemungkinan yang lain. Tetapi biasanya penyedia hosting jenis ini selalu memantau para penggunanya, jadi jika ada salah satu pengguna yang terlalu besar menggunakan sumber daya server, maka biasanya akan segera diperingatkan.
    Hosting jenis ini sangat cocok bagi anda yang sedang belajar dalam membuat blog atau web dengan jumlah pengunjung maksimal ribuan per hari (4 digit angka pengunjung), karena harganya juga lebih murah, bahkan paling murah jika dibandingkan dengan hosting jenis lainnya.
  2. Virtual Private Server (VPS)
    Dalam satu buah server dijalankan beberapa sistem operasi lagi yang nantinya bisa digunakan oleh masing-masing pengguna server secara privat. Sistem operasi yang dijalankan dalam server tersebut bisa bervariasi, mulai dari Linux hingga Windows. Karena server ini menggunakan mode virtual, maka para pengguna VPS ini akan mempunyai jatah sumber daya server sendiri, mulai dari prosesor, RAM, Harddisk dan lain sebagainya. Dan tentunya VPS ini akan lebih aman dari gangguan jika ada pengguna lain yang nakal dibandingkan dengan shared hosting.
    VPS atau virtual Private Server ini cocok digunakan bagi anda yang mempunyai pengunjung web/blog dengan angka diatas 5 digit (sudah mencapai puluhan ribu pengunjung). Tetapi, berhubung dengan VPS anda mendapatkan sumber daya server dengan alokasi Hardware tersendiri, maka biaya sewanya juga lebih mahal dibandingkan dengan shared Hosting.
  3. Dedicated Server
    Dedicated Server merupakan server yang disediakan sendiri oleh pengguna atau disewa dari jasa pemilik server pusat. Dedicated server ini merupakan server pribadi yang hanya digunakan untuk tempat menyimpan blog/web dengan kunjungan yang extrim. Jadi server jenis ini bisa menangani beban yang sangat tinggi dan melayani jumlah pengunjung yang sudah menggila (banyak banget gitu). Sebagai contohnya kaya facebook atau si mbah google juga menggunakan server pribadi atau dedicated server tersebut.
    Jadi jika pengunjung blog anda juga sudah mulai menunjukan perkembangan yang extreme, anda bisa mulai berfikir untuk migrasi ke server dedicated guna melayani berbagai macam service dan permintaan dari pengunjung

Demikian apa yang bisa saya sharing, semoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua. Terima kasih

Sumber : sobatPC.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Topik Terhangat :

  • apa sih shared hosting vps dan sebagainya

Leave a Reply

%d bloggers like this: